Sistem Monitoring Suhu Pada Rotary Kiln Menggunakan Wireless Xbee

Author: 
Bambang Hermanto
Iman Firmansyah
Heri Nugraha
Abstrak: 

Rotary kiln biasanya digunakan untuk proses metalurgi dalam hal kalsinasi berbagai macam material dengan menerapkan panas sampai suhu sampai 1000oC secara terus menerus. Pada pengukuran suhu sampai 1000oC bisa menggunakan sensor termokopel tipe K, dengan karakteristik khas output sensor adalah 41µV/oC. Untuk membaca output termokopel tersebut membutuhkan ADC untuk data akuisisi dengan resolusi paling tidak diatas 14 bit. Mikrokontroler pada umumnya dilengkapi dengan fitur ADC, namun kemampuan ADC-nya terbatas, sehingga memerlukan suatu tambahan bagian yang dapat membaca tegangan output sensor yang sangat kecil. Sistem monitoring yang sudah ada sering kali mengalami masalah ketika penghantar antara sensor dan pembaca sensor tidak terkoneksi dengan baik, karena berupa penghantar gesek saat silinder rotary kiln berputar. Sistem ini menggunakan thermocouple amplifier atau konverter digital themocouple MAX31855 dengan akurasi ± 2oC. Penggunaan konverter atau amplifier ini akan lebih memudahkan dalam penerapan sistem karena komponen tersebut sudah dilengkapi dengan kompensasi cold junction. Selain itu, dengan penggunaan modul wireless XBee memungkinkan pengukuran dengan koneksi langsung antara thermocouple dan data akuisisi yang dapat dimonitor dari tempat lain tanpa menggunakan kabel.