SIMULASI PENGARUH KETEBALAN LAPISAN NANOPARTIKEL MAGNETIK (Fe3O4) TERHADAP RESPON BIOSENSOR BERBASIS SURFACE PLASMON RESONANCE (SPR) UNTUK DETEKSI DNA

Author: 
Rafika Sari
Kamsul Abraha
Abstrak: 

Telah dilakukan studi analitik komputasional pada fenomena surface plasmon resonance (SPR) pada lapisan tipis nanopartikel magnetik (Fe3O 4) sebagai sensor DNA (asam deoksiribonukleat). Pemilihan bahan magnetik nanopartikel sebagai bahan aktif SPR biosensor dikarenakan beberapa keunggulan yang dimilikinya ketika digunakan sebagai deteksi dan pemisahan sejumlah kecil biomolekul yaitu memiliki dispersibilitas yang bagus, proses pengikatan yang cepat dan efektif, dan memiliki daya tarik yang reversibel dan terkontrol. Surface plasmon adalah gelombang elektromagnetik yang menjalar pada interface logam-dielektrik yang dapat dieksitasi dengan metode attenuated total reflection (ATR) dalam konfigurasi Kretschmann. Kondisi resonansi dinamakan sudut SPR, terjadi saat konstanta gelombang surface plasmon terkopling dengan konstanta gelombang evanescent berkas cahaya laser HeNe (λ = 632,8 nm). Kurva SPR diperoleh dengan perhitungan reflektansi untuk variasi sudut datang laser pada prisma. Adanya pergeseran sudut SPR menunjukkan sensitivitas SPR sebagai  biosensor. Dengan mengetahui beberapa properti dari masing-masing material yang terlibat maka dapat dihitung perubahan sudut SPR dari tiap variasi sistem sehingga didapatkan model untuk sistem SPR biosensor sebagai deteksi DNA.