Respon Perubahan Temperatur Permukaan Terhadap Energi Radiasi Matahari

Author: 
Sumaryati
Saipul Hamdi
Abstrak: 

Bumi menerima radiasi matahari pada siang hari yang besarnya tergantung pada sudut zenith dan kondisi atmosfer, dan meradiasikan kembali radiasi tersebut pada siang dan malam hari. Intensitas maksimum radiasi matahari berada pada cahaya tampak, sedangkan Intensitas maksimum radiasi yang dipancarkan bumi berada pada gelombang panjang yang memberikan efek panas pada atmosfer bawah, maka sering disebut sebagai radiasi panas. Dalam makalah ini dikaji bagaimana perubahan temperatur permukaan karena proses perubahan energi radiasi global di Makassar (5,113 °LS ; 119,417º BT). Data yang digunakan adalah radiasi global dan temperatur yang diamati dengan menggunakan Automatic Weather Station pada tahun 2012-2014. Hasil menunjukkan bahwa proses pemanasan atmosfer pada pagi lebih cepat dari pada proses pendinginan atmosfer pada sore hari. Kenaikan energi radiasi matahari harian yang diterima di Makassar menaikkan temperatur maksimum yang terjadi pada siang hari secara siknifikan, tetapi tidak menaikkan temperatur minimum yang terjadi pada malam hari.