PENGARUH WAKTU PENGOMPOSAN TERHADAP RASIO UNSUR C/N DAN JUMLAH KADAR AIR DALAM KOMPOS

Author: 
Bambang Subali
Ellianawati
Abstrak: 

Dalam proses pembuatan kompos sebagian besar mempergunakan aktivator kompos. Aktivator kompos berfungsi untukmempercepat proses pengomposan. Bahan aktivator yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah EM-4. Kompos adalahbahan-bahan organik (sampah organik) yang telah mengalami proses pelapukan karena adanya interaksi antara mikroorganisme(bakteri pembusuk) yang bekerja di dalamnya. Proses pengomposan akan segera berlangsung setelah bahan-bahan mentahdicampur. Metode pertama, pengomposan dilakukan dengan melakukan pengarangan sampah terlebih dahulu, baru kemudiandilakukan fermentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa semakin lama proses pengomposan maka persentase unsurN dalam kompos semakin meningkat. Hal ini berlaku pada sampel dengan perbandingan sampah dengan kotoran hewan 1: 1; 1:2 dan 1: 3. Peningkatan % unsur N terjadi setelah 28 hari. Sedangkan rasio C/N terjadi peningkatan rasio setelah 42 hari untukketiga sampel uji dengan perbandingan 1:1; 1:2 dan 1:3. Persentase kadar air dalam kompos mengalami penurunan seiringdengan penambahan waktu, hal ini terjadi setelah 28 hari proses pengomposan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah waktupengomposan berpengaruh terhadap rasio C/N, dan rasio terbaik setelah 42 hari proses pengomposan. Hal ini berarti bahwasampah telah mengalami proses pengomposan sempurna yang ditandai dengan warna merah kehitaman. Semakin lama prosespengomposan, maka kadar air dalam kompos semakin berkurang.