Pemantauan Rutin Dosis Eksternal Perorangan Menggunakan Dosimeter Personal Aktif

Author: 
Hasnel Sofyan
Abstrak: 

Dosis yang diterima para pekerja radiasi harus selalu terpantau dan nilainya berada di bawah nilai batas dosis yang telah ditetapkan. Nilai dosis eksterna perorangan dapat diukur dengan menggunakan sistem dosimeter personal pasif (detektor film, dosimeter luminescence, dll) dan sistem dosimeter personal aktif (DPA). Jenis dosimeter yang digunakan juga disesuaikan dengan lingkungan tempat kerja, jenis radiasi (sinar-X, gamma, beta, dan neutron) dan laju dosis sumber radiasi yang digunakan. Selama ini, pemantauan dosis eksterna perorangan secara rutin dilakukan dengan dosimeter luminescence (TLD, OSLD, RPLD). Dengan perkembangan DPA dan fitur-fitur tambahan yang tersedia, pemantauan dosis eksterna perorangan akan menjadi lebih mudah dan praktis. Belakangan ini, DPA telah mulai dipertimbangkan untuk dosimeter kerja rutin seperti dosimeter personal pasif dalam pemantauan dosis eksterna perorangan. DPA dapat memberikan bacaan dosis secara langsung dan alarm pada nilai dosis yang telah ditetapkan sebelumnya. Di samping itu, sensitivitas DPA order 100 counts per Sv dan dapat mengindikasikan dosis serendah 0,015 Sv. Keunggulan ini sangat mendukung dalam pencapaian prinsip dasar dalam proteksi radiasi yaitu Prinsip Alara (as low as reasonably achievable). Untuk masa yang akan datang, dengan meningkatnya tuntutan kebutuhan dosimeter sebagai dampak dari perkembangan peralatan dan iptek nuklir, sistem dosimeter perorangan aktif dapat menggantikan dosimeter perorangan pasif dalam pemantauan dosis rutin.