Makalah Utama II: Peran HFI dalam Mewadahi Fisikawan dan Punggawa Fisika untuk Pembangunan Bangsa Berkelanjutan

Author: 
Prof. Dr. Ing. Mitra Djamal
Ambran Hartono
Ramli
Rahadi Wirawan
Abstrak: 

Dokumen PBB dalam World Summit 2005 mencanangkan tiga pilar utama dalam pembangunan berkelanjutan, yaitu: sektor sosial, ekonomi dan lingkungan, menuntut kesigapan setiap bangsa untuk melaksanakan pembangunan yang berpijak kepada tiga pilar utama tersebut. Di Indonesia, melalui Departemen Riset dan Teknologi yang merupakan sentral perencanaan pembangunan RI telah merumuskan tujuh pilar utama pembangunan yang tercantum dalam RPJPN dan RPJMN. Titik sentral pembangunan berkelanjutan tidak lain adalah masyarakat atau penduduk itu sendiri yang merupakan subjek dan objek pembangunan. Jumlah penduduk yang besar dengan pertumbuhan yang cepat, namun memiliki kualitas yang rendah, akan memperlambat tercapainya kondisi yang ideal antara kuantitas dan kualitas penduduk dengan daya dukung alam dan daya tampung lingkungan yang semakin terbatas. Sebagai sebuah himpunan profesi, HFI yang merupakan himpunan ilmuwan bidang fisika merupakan komunitas yang sudah terbentuk cukup lama dan beranggotakan cukup banyak ilmuwan yang kompeten di bidang fisika. Melihat potensi sumber daya manusia yang ada pada HFI (lebih dari 3500 orang anggota aktif dan non aktif) tersebut maka peran HFI dalam menyokong pembangunan bangsa yang berkelanjutan sangat diperlukan, terutama dalam hal pembinaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya dalam bidang fisika. Selain itu, HFI juga harus terus mengembangkan diri dalam mewadahi hasil karya dan pemikiran kreatif dan inovatif dari para fisikawan dan punggawa fisika di Indonesia. Dalam tulisan ini akan dikemukakan peran HFI dalam mewadahi fisikawan dan punggawa fisika untuk pembangunan bangsa berkelanjutan.