Karakteristik Morfologi dan Strukturmikro Serat Kenaf (Hibiscus Cannabinus L.) Akibat Perlakuan Kimia

Author: 
Purwanto
Wijayanti Dwi Astuti
Harini Sosiati
Kuwat Triyana
Abstrak: 

Karakterisasi morfologi dan strukturmikro telah dilakukan untuk mempelajari karakteristik serat kenaf sebelum dan setelah perlakuan kimia scouring dan bleaching. Proses scouring serat kenaf dilakukan dengan larutan 6% NaOH sedangkan proses bleaching dilakukan dengan larutan 10 g/L NaOH dan 100 mL/L H2O2. Masing-masing proses diulang hingga 3 kali dengan pengadukan kontinu menggunakan magnetic stirrer. Fourier tranform infrared (FTIR) spectroscopy digunakan untuk mengidentifikasi gugus fungsional dalam serat. Sementara itu, karakterisasi morfologi dan strukturmikro serat dilakukan dengan scanning electron microscopy (SEM). Proses bleaching menunjukkan bahwa gugus fungsional yang teridentifikasi sama dengan yang dimiliki selulosa murni, yaitu -CH2, C-O, C=C, -CH3, C≡C, dan -OH, C-H. Serat kenaf mentah (bagian tengah) dengan diameter antara 100 - 150 m terurai (terfibrilasi) menjadi serat yang lebih kecil setelah proses scouring (diameter: 15 m) dan bleaching (diameteer: 8 m). Kekasaran permukaan serat cenderung meningkat setelah scouring dan kemudian menurun setelah bleaching. Dengan demikian, scouring dan bleaching secara signifikan telah menyebabkan perubahan morfologi dan strukturmikro permukaan serat.