Karakterisasi Struktur dan Sifat Magnetik Manganese Ferrite sebagai Bahan Magnet Permanen Isotropik

Author: 
Nur Afifah Zen
Wahyu Widanarto
Wahyu Tri Cahyanto
Abstrak: 

Pembuatan manganese ferrite telah dilakukan menggunakan reaksi padatan pada suhu sintering 800°C dan 1100°C dengan komposisi bahan ferit (100-x)Fe2O3:x MnO2 ( x=0, 10, 20, 30) dalam wt% . Bahan baku yang digunakan adalah Fe2O3 yang diperoleh dari Fe3O4 alam dan komersial MnO2. XRD dan permagraf masing-masing digunakan untuk karakterisasi struktur dan sifat magnetik manganese ferrite yang dihasilkan. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa penambahan MnO2 pada Fe2O3 menghasilkan MnFe2O4 dengan struktur kristal jacobsite. Fasa ini menjadi dominan pada penambahan 30% MnO2. Kurva histerisis menunjukkan bahwa nilai induksi remanen sampel meningkat dan nilai produk energi maksimum menurun dengan meningkatnya penambahan MnO2 karena Mn2+ merupakan logam kation yang memiliki kestabilan kompleks kation organik lebih kecil dibandingkan Fe2+. Manganese ferrite yang dihasilkan termasuk dalam karakteristik magnet lunak.