Analisis Klimatologis Ekstremitas Hujan di Banyuwangi, Cilacap dan Ciamis dalam Rentang Pengamatan Sentenial

Author: 
Arief Suryantoro
Abstrak: 

Pengamatan maupun analisis variasi spasial dan temporal ekstrem hujan yang terjadi di wilayah Benua Maritim Indonesia (BMI), dari bagian daerah yang satu ke bagian daerah lainnya, dalam skala sentenial (lebih dari 100 tahun) merupakan hal yang penting dan tetap diperlukan untuk menunjang pembangunan yang berkelanjutan pada umumnya, dan untuk ketahanan pangan pada khususnya. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas ekstrem hujan dan frekuensi kejadian ekstrem hujan yang terjadi di Cilacap merupakan keadaan tertinggi (dengan nilai masing-masing 28468 mm/30 tahun yang terjadi pada perioda 1931-1960 dan 41 kejadian ekstrem hujan dalam rentang yang sama) di bandingkan ke dua wilayah lainnya yang ditinjau dalam penelitian ini (Banyuwangi dan Ciamis). Selain itu, secara umum diperoleh gambaran bahwa dalam skala klimatologis (30 tahun), intensitas ekstrem hujan yang tinggi tidak berbanding lurus dengan frekuensi kejadian ekstrem hujan yang tinggi pula di dua daerah penelitian ini (Cilacap dan Ciamis).