Analisis Kemampuan Inkuiri dan Hasil Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama melalui Model Pembelajaran berbasis Model Hierarki Of Inquiry

Author: 
Purwanto
Winny Liliawati
Rahmat Hidayat
Abstrak: 

Pembelajaran fisika di SMP masih menekankan kepada penguasaan konsep, belum melatihkan kemampuan-kemampuan dasar sains kepada diri siswa seperti kemampuan berinkuiri. Rendahnya kemampuan inkuiri ini tidak terlepas dari model pembelajaran yang digunakan selama ini. Metode yang sering digunakan dalam pembelajaran fisika masih didominasi oleh guru. Penerapan proses pembelajaran fisika belum dilakukan secara optimal dan harus segera di ditemukan langkah yang tepat untuk memperbaiki proses pembelajaran fisika. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah melalui model pembelajaran dengan menerapkan model Hierarki of Inquiry. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu quasi eksperiment sedangkan desain penelitian yang digunakan yaitu One Group Pretest-Posttest Design. Instrumen yang digunakan yaitu tes dan lembar observasi. Hasil penelitian yang dilakukan pada 36 siswa, menunjukan kemampuan berinkuiri siswa berada pada kategori kurang terampil dengan nilai IPK sebesar 36,62%. Hasil belajar siswa pada ranah kognitif secara keseluruhan meningkat dengan nilai <g> 0,53 dengan kategori sedang, aspek afektif pada kategori cukup terampil sebesar 69%, dan aspek psikomotor pada kategori cukup terampil sebesar 62,33%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dengan menggunakan model pembelajaran level of inquiry dapat melatihkan kemampuan berinkuiri siswa, hasil belajar siswa pada ranah afektif, dan hasil belajar siswa pada ranah psikomotor.