Analisis Karakteristik Atmosfer di Wilayah Belitung dan Sekitarnya Berbasis Observasi Satelit EOS Aqua dan TRMM serta Luaran Model CCAM Periode 1998-2013

Author: 
Arief Suryantoro
Bambang Siswanto
Muzirwan
Abstrak: 

Analisis karakteristik atmosfer di wilayah Belitung dan sekitarnya pada periode 1998–2010 diperlukan untuk menunjang pelaksanaan pengamatan kondisi atmosfer dan ionosfer sebelum, selama, dan sesudah terjadinya gerhana matahari total yang diperkirakan LAPAN akan terjadi pada bulan Maret 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik atmosfer yang mencakup distribusi spasial dan pola deret waktu bulanan radiasi gelombang panjang, temperatur permukaan, fraksi liputan awan, dan akumulasi hujan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam pola (sebaran horizontal) antara observasi satelit AIRS Aqua dan TRMM dengan luaran model CCAM terhadap parameter atmosfer yang ditinjau dalam penelitian ini. Untuk parameter atmosfer berupa akumulasi hujan, wilayah Belitung ini menunjukkan sebagai pola hujan equatorial yang memiliki dua buah puncak akumulasi hujan bulanan (bi-moda) dalam setiap tahunnya, yang terjadi pada bulan April dan Nopember. Pergerakan semu matahari ke arah utara-selatan setiap tahunnya di duga merupakan faktor utama terjadinya pola hujan equatorial di wilayah ini.