29-32 Analisis Komposisi Arang dari Limbah Biomassa Sebagai Bahan Baku Pembuatan Briket

Author: 
Sri Suryaningsih
Cukup Mulyana
Otong Nurhilal
Yayah Yuliah
Abstrak: 

Limbah biomassa dari industri perkebunan, pabrik pengolahan pangan dan pasar tradisional cukup berlimpah. Dengan kondisi demikian maka perlu dilakukan penelitian untuk mengkonversi limbah biomassa tersebut menjadi energi. Pada penelitian ini dipilih bahan biomassa dari tongkol jagung, kulit jagung, kulit singkong dan cangkang kopi untuk di karbonisasi. Proses karbonisasi dilakukan pada suhu 300 °C untuk mengurai kandungan cellulose yang ada pada masing-masing bahan biomassa. Arang yang di hasilkan pada proses karbonisasi kemudian dihancurkan dan disaring dengan saringan 60 mesh. Arang yang sudah halus kemudian di karakterisasi dengan uji proximate dan uji nilai kalor. Analisa dari hasil uji proximate, uji nilai kalor dan data pendukung tentang kandungan lignocellulose dari masing-masing bahan menunjukkan adanya hubungan signifikan antara besarnya persentase cellulose terhadap besarnya persentase karbon terikat dan tingginya nilai kalor. Dari hasil penelitian, semua bahan yang dipilih terbukti layak untuk dijadikan bahan briket, tapi dengan nilai kalor yang sedikit berbeda. Nilai kalor tertinggi terdapat pada arang tongkol jagung dengan nilai kalor 6.315 kal/gr. Alternatif kedua adalah arang dari kulit singkong dengan nilai kalor 5.318 kal/gr, hal ini disebabkan karena ketersediaan limbah kulit singkong lebih banyak berkisar 956.000 ton/tahun.