149-152 Penentuan Perbandingan Tingkat Kemurnian Minyak Kayu Putih Tradisional dengan Produksi Pabrik menggunakan Prinsip Spektroskopi VIS

Author: 
Nur Hamida Siregar
Moh. Toifur
Abstrak: 

 Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbandingan tingkat kemurnian minyak kayu putih tradisional dengan pabrikan  menggunakan prinsip spektroskopi. Bahan yang digunakan larutan standar berupa minyak kayu  putih pabrikan yang dibuat pada berbagai konsentrasi dari 55% sampai 67% sedangkan sebagai sampel uji digunakan minyak kayu putih tradisional dari industri rumah tangga. Untuk menentukan absorbansi digunakan sensor spektrovis yang terhubung dengan software loggerpro. Untuk membuat kurva kalibrasi, masing-masing larutan standar diukur absorbansi maksimumnya. Kurva absorbansi–konsentrasi dibuat mengikuti persamaan garis lurus y = ax + b dengan x konsentrasi sineol dan y absorbansi. Dari hasil eksperimen diperoleh kurva kalibrasi y = -1,140x + 1,022. Dari spektrum visible  diperoleh panjang gelombang sineol sampel pabrikan 392,3 nm yang bersesuaian dengan absorbansi 0,774M. Absorbansi ini bersesuaian dengan konsentrasi sineol 76%. Untuk sampel minyak kayu putih tradisional diperoleh konsentrasi 22%. Dengan demikian perbandingan kadar sineol antara tradisional dan pabrikan 2:7.