138-141 Adsorpsi Limbah Pewarna Tekstil Menggunakan Karbon Dari Kertas Koran

Author: 
Yoan Theasy
Sulhadi
Mahardika Prasetya Aji
Ruslina
Abstrak: 

 Industri tekstil selain mampu meningkatkan perekonomian juga memiliki dampak meningkatkan pencemaran oleh limbah cair ke lingkungan. Limbah industri tekstil sebagian besar mengandung pencemar berupa zat warna, salah satu pewarna tekstil yang digunakan adalah Methylene Blue. Proses adsorpsi di industri banyak dipakai untuk pemurnian pelarut. Adsorben yang paling potensial adalah karbon aktif sebab memiliki luas permukaan yang tinggi. Pada umumnya karbon aktif dapat dibuat dengan menggunakan batubara dan material yang mengandung lignoselulosa. Salah satu material yang mengandung banyak lignoselulosa adalah kertas koran. Kertas koran diolah menjadi karbon lalu memvariasikan jumlah massa karbon yang digunakan dalam perendaman proses adsorpsi methylene Blue, selain itu mengontrol waktu perendaman. Maka diperoleh hasil bahwa karbon yang berasal dari kertas koran mampu mengadsorpsi methylene blue pada larutan. Tetapi dengan tingkat intensitas cahaya larutan yang semakin menurun setelah diukur menggunakan Luxmeter. Hal ini dikarenakan tingkat kejenuhan karbon dan jumlah massa karbon yang berpengaruh terhadap proses adsorpsi.