136-138 Aplikasi Lapisan MEH-PPV dan TiO2 Nanofiber Menggunakan Metode Electrospinning dan Pengaruhnya Pada Sel Surya Organik

Author: 
Novita Asma Ilahi
Risa Suryana
Fahru Nurosyid
Abstrak: 

Lapisan TiO2 nanofiber dideposisikan di atas substrat flourine-doped tin oxide (FTO) menggunakan metode electrospinning selama 15 menit. TiO2 nanofiber didapatkan dengan mensintesiskan campuran larutan etanol, asam asetat, polyvinylpyrrolidone (PVP) dan titanium tetraisopropoxide (TTIP). Alat electrospinning dioperasikan pada tegangan 25 kV dengan jarak antara kolektor dan syringe sejauh 25 cm. Substrat FTO telah dietching menggunakan Zn dan HCl untuk menghilangkan sebagian lapisan konduktif FTO dan diletakkan pada kolektor. Lapisan TiO2 nanofiber diannealing pada suhu 450°C selama 3 jam. Lapisan MEH-PPV dideposisikan di atas lapisan TiO2 nanofiber menggunakan metode spin coating. Lapisan MEH-PPV divariasikan sebanyak satu hingga empat lapisan. Larutan MEH-PPV didapatkan dengan mencampurkan larutan chlorobenzene dan serbuk MEH-PPV selama 18 jam menggunakan stirrer. Performa sel surya organik dikarakterisasikan menggunakan pengujian I-V meter. Jumlah ketebalan lapisan MEH-PPV memberikan pengaruh terhadap efisiensi yang diperoleh dari sel surya organik.