problem solving

67-69 Kemampuan Problem Solving Mahasiswa Pada Perkuliahan Fisika Dasar I

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan problem mahasiswa pada perkuliahan Fisika Dasar 1. Penelitian ini dilaksanakan di FMIPA Universitas Negeri Surabaya pada semester gasal 2015/2016. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa kelas C pada Prodi Pendidikan Fisika, Prosedur penelitian ini menggunakan model penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap seluruh aktivitas pada perkuliahan Fisika Dasar I.

49-52 Deskripsi Problem Solving Skill Peserta Didik Pada Pembelajaran Fisika

Telah dilakukan penelitian tentang kecakapan peserta didik dalam memecahkan masalah fisika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kecakapan siswa dan mahasiswa dalam memecahkan masalah fisika. Untuk mengukur kecakapan siswa dan mahasiswa dalam memecahkan masalah digunakan instrumen yang telah dikembangkan oleh Lynn. Subjek penelitian adalah siswa SMAN 2 Kota Gorontalo dan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif, yaitu untuk mendeskripsikan kecakapan peserta didik dalam memecahkan masalah.

Pengaruh Model Problem Solving dan Scaffolding Terhadap Pemahaman Konsep Fisika Siswa Kelas XI IPA

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pemahaman konsep (PK) antara kelompok siswa yang: 1) mengikuti model Problem Solving (MPS) dan Konvensional (MPK); 2) menggunakan conceptual scaffolding (CS) dan metacognitive scaffolding (MS); serta (3) menganalisis pengaruh interaksi antara model pembelajaran (MP) dan scaffolding (SF) terhadap pemahaman konsep. Penelitian ini berupa eksperimen semu dengan rancangan faktorial pretest-posttest nonequivalent control group design.

Problem Solving dengan Metode Identifikasi Variabel berdasarkan Skema: Tinjauan terhadap Formulasi Hukum Pertama Termodinamika

Metode identifikasi variabel berdasarkan skema merupakan salah satu metode problem solving dalam fisika terkait formulasi. Metode ini telah diterapkan bagi formulasi kecepatan relativistik, serta panjang dan waktu relativistik. Pada penelitian kali ini akan diterapkan metode serupa bagi topik termodinamika. Hukum Pertama Termodinamika melibatkan tiga variabel yaitu kalor, usaha dan perubahan energi dalam. Terdapat dua jenis proses dalam sistem termodinamika , yaitu kalor dan usaha diberikan pada sistem atau dihasilkan oleh sistem.