Studi Pengembangan Alat Sains Sederhana dari Barang-Barang Bekas Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Sains SD pada Daerah Terpencil di Kabupaten Donggala

Author: 
Sahrul Saehana
Muhammad Ali
Supriyatman
Abstrak: 

Alat sains sederhana dari barang-barang bekas telah dimanfaatkan sebagai media pembelajaran sains kelas V SDpada daerah terpencil di Kabupaten Donggala. Barang-barang bekas, seperti sandal jepit, botol minuman ABC, tripleks,kaleng dan plastik, dibuat sebagai media pembelajaran untuk menjelaskan konsep sains, yaitu pemuaian, perpindahan panasdan konsep tekanan pada zat cair. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian pengembangan.Peningkatan hasil belajar sains siswa merupakan indikator utama keberhasilan penelitian ini. Melalui implementasipembelajaran dengan media alat sains sederhana diperoleh rerata nilai pretes, posttes dan n-gain sebesar 4,40; 8,04; dan78,54%, secara berurut. Melalui uji model diketahui bahwa pembelajaran kooperatif dengan media alat sains sederhana lebihbaik dibandingkan pembelajaran kooperatif tanpa menggunakan media.