Assimetri Pergerakan Grup-Grup Sunspot di Lintang Utara dan Selatan Matahari pada Siklus Aktivitas Matahari Ke 22

Author: 
Nanang Widodo
Abstrak: 

Sunspot merupakan salah satu indikator aktivitas matahari. Pada awal siklus aktivitas matahari ditandai olehmunculnya sunspot di lintang tinggi sekitar 45oLU atau 45oLS. Selama dalam perjalanan evolusinya sunspot mengalamipergeseran posisi, sunspot dapat bergerak menuju ke kutub atau menuju ke ekuator. Pergerakan grup sunspot di fotosferadalah implementasi bahwa ada aliran plasma. Plasma keluar dari fotosfer dipengaruhi oleh medan magnet khususnya dilapisan konvektif . Pergerakan grup sunspot dapat dinyatakan dalam vektor resultan, R = (+ bB, + l L). Dimana Bmenyatakan sumbu bujur dan L sumbu lintang matahari. Besar b adalah rata-rata selisih derajat bujur/hari, dan l adalahrata-rata selisih derajat lintang/hari. Data yang digunakan untuk analisis pergerakan grup sunspot adalah kelas H dan J(klasifikasi Zurich) di belahan Utara dan Selatan cakram matahari dari hasil pengamatan matahari SPD Watukosek daritahun 1988 – 1997 (siklus ke 22). Hasil penelitian ini diperoleh informasi bahwa tidak semua grup sunspot di lintang tinggibergerak menuju kutub dan grup sunspot di lintang rendah bergerak ke ekuator. Gerak grup sunspot di sekitar ekuator relatiflebih cepat dari pada gerak sunspot yang berada di lintang tinggi. Kecepatan grup sunspot di lintang utara dan selatanadalah relatif sama besar. Tetapi ada ketidak-simetrisan dalam arah gerak sunspot menuju ke kutub atau menuju ke ekuator.